M. Azwan Khairan Al Ghany
Tampilkan postingan dengan label Catatan Pilkada Lebak 2013. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan Pilkada Lebak 2013. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Agustus 2012

Iti Octavia dan Ade Sumardi Terus Menuai Dukungan




Ketua DPRD Lebak, Ade Sumardi menyatakan siap berdampingan dengan Ketua DPC Partai Demokrat, Iti Octavia Jayabaya pada Pilkada Lebak 2013 mendatang. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lebak itu menyatakan kesiapannya, dengan catatan warga dan partainya menghendaki dan menyetujuinya.
“Saya siap menjadi “budaknya” rakyat, karena itu konsekuensi pemimpin. Saya mengucapkan terima kasih atas desakan dan aspirasi masyarakat yang menduetkan saya dengan Ibu Iti. Tetapi sebagai kader partai, saya tetap patuh dan menunggu restu partai,” ujar Ade Sumardi kepada BANTEN POS, Selasa (10/7).
Kata Ade, dirinya menganggap desakan warga adalah kepercayaan yang harus dijalankan dengan sebaik mungkin. “Pemimpin adalah pelayan rakyat. Jadi sepanjang rakyat menghendakinya, saya siap maju pada Pilkada berdampingan dengan Iti,” tegasnya.
Pada bagian lain Ade mengatakan, desakan dan dukungan masyarakat adalah bentuk penghargaan. Karenanya, dia berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pengurus PDI Perjuangan di semua tingkatan. Ade menyatakan, PDI Perjuangan adalah partai pemenang Pilkada. Karenanya seluruh kader partai wajib berjuang demi kemenangan Pilkada Lebak 2013.
Sementara salah seorang kader Partai Demokrat asal Dapil I Agus Setiana menyatakan mendukung Iti Oktavia Jayabaya sebagai bakal calon Bupati Lebak diduetkan dengan Ade Sumardi. Agus menilai, Iti adalah figur terbaik Partai di Demokrat dan Ade juga figur terbaik di PDI Perjuangan.
“Saya yakin Iti-Ade adalah dua figur yang sangat bagus, memiliki popularitas dan elektabilitas tinggi di masyarakat. Kedua sosok ini juga memiliki semangat tinggi membangun Kabupaten Lebak,” tandasnya.
Sementara itu, Enjun Ombi Romli, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lebak menyatakan dukungannya kepada Ade untuk berdampingan dengan Iti.
“Dua figur ini bagus, dan keduanya adalah putra pribumi Lebak. Kami yakin, pasangan ini dapat meneruskan pembangunan Kabupaten Lebak ke arah yang lebih baik dan maju,” katanya.
Sejauh ini kata Ombi, partainya tetap solid, dan berdasarkan catatan sejarah politik, PDI Perjuangan adalah partai Pemilu di Kabupaten Lebak. “Karena itu seluruh kader partai, siap berjuang pada agenda Pilkada 2013 nanti, kata Ombi.(RIS)

Sumber : http://bantenpos-online.com/2012/07/11/iti-octavia-dan-ade-sumardi-terus-menuai-dukungan/

Hj. Iti Oktavia Jayabaya Menuai Dukungan



SEJAK didaulat sebagai bakal calon (Balon) Bupati Lebak pada Pemilukada 2013 mendatang, Hj. Iti Oktavia Jayabaya terus menuai dukungan dari berbagai elemen masyarakat Lebak. Bahkan politisi Demokrat yang belakangan mendapatkan julukan perempuan penerus percepatan pembangunan (P4) terus didesak agar maju di bursa pemilukada untuk meneruskan pembangunan di Lebak.
Dukungan pada Ketua DPD Partai Demokrat Lebak tidak hanya mengalir dari seluruh PAC Demokrat, tapi juga mengalir dari para kepala desa, dan tokoh masyarakat yang menilai sosok Iti cukup pantas memimpin Lebak 2013.
Bagi para pendukungnya, kesederhanaan, keramah tamahan dan terutama pengalaman politik dan ilmu pemerintahan di legislatif yang dimiliki Iti yang kini duduk di Komisi IV DPR itu, merupakan modal yang cukup kuat untuk melanjutkan program percepatan pembangunan, seperti yang telah dirasakan masyarakat Lebak selama dua periode masa kepemimpinan Bupati Jayabaya.
“Insya Allah saya siap maju pada pemilukada sesuai harapan dan dorongan partai, dan terutama dukungan dari masyarakat. Semuan itu saya lakukan demi kemajuan daerah dan terutama kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat Lebak,” ujar Hj. Iti melalui sambungan telepon. (Endang Mulyana/"KB")***

Sumber : Kabar Banten
Tuesday, 14 Aug 2012 | 23:27:43 WIB

Baliho Balonbup Banjiri Lebak

Sejumlah sosok bakal calon bupati baik berasal dari politisi maupun independen mulai mengeluarkan aroma sahwat politiknya dengan cara memperkenalkan atau pencitraan nama lewat pemasangan baliho. Mereka tidak tanggung-tanggung mencurahkan kalimat berbau sahwat politik dengan fotonya pada baliho yang terpasang di sepanjang Jalan Lebak-Pandeglang.
Beberapa sosok balonbup yang mulai melakukan sosialisasi pencitraan lewat baliho, stiker dan spanduk, Amir Hamzah (Wakil Bupati Lebak), Hj.Iti Oktavia Jayabaya (anggota DPR), H.Pepep Faisaludin (wakil Ketua DPRD Lebak), H.Anda (anggota dewan Provinsi), Nunung alias H.Tusnurochmat, Eli Mulyadi (anggota DPRD Banten), H. Sumantri (Ketua Kadin dan Ketua Gapensi), Agus R. Wisas (anggota DPRD Banten), H. Ade Sumardi (Ketua DPRD Lebak), Sanuji (anggota DPRD Banten), H.Kasmin (anggota DPRD Banten), Akhmad Jajuli (calon dari independen), H.Ade Sudirman , dan H.Anda.
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari para calon bupati. Kendati demikian, para balonbup tampaknya sudah menyatakan siap maju pada Pemilukada Lebak 2013.
Edwin, salah seorang putra Balonbup Lebak, H.Ade Sudirman menyatakan terkait ayahnya memasang baliho di Lebak tidak lain hanya baliho ucapan hari raya Idulfitri.
Ketika ditanya soal kesiapan ayahnya maju di Pemilukada Lebak, Edwin mengaku waktu pelaksanaan pemilukada masih setahun. "Ya, kan waktu pemilukadanya masih setahun," katanya.
Ketua Forum Aktivis Mahasiswa Rakyat Banten (Fakrab), Yana Hendayana Musalev menilai pemasangan baliho balonbup hal wajar. Dengan banyaknya balonbup memasang baliho akan lebih memberikan warna bagi masyarakat untuk menentukan pilihan pemimpin Lebak yang terbaik dari yang baik.
"Saya hanya berharap semoga saja tag line yang terpasang di baliho benar-benar murni dan bukan hanya sekadar janji. Saya berharap para balonbup lebih mengedepankan bukti ketimbang menjual kata-kata manis di baliho,"katanya. (H-20)***
Sumber : Kabar Banten 
              Friday, 24 Aug 2012 | 23:06:29 WIB
Tokoh Anti JB Tolak Politik Dinasti



Sejumlah tokoh oposisi atau anti kekuasaan Bupati Lebak H.Mulyadi Jayabaya (JB) tergabung dalam Gerakan Moral Masyarakat Lebak Madani menggelar pertemuan akbar dengan para bakal calon bupati (balonbup) dan masyarakat pada acara halal bihalal di rumah kediaman Wakil Ketua DPRD Lebak, H.Pepep Faisaludin di Cibadak, Sabtu (25/8) pukul 13.00 WIB.
Pertemuan itu merupakan lanjutan dari beberapa pertemuan sebelumnya, termasuk pertemuan terakhir digelar di gedung Sugri itu dimaksudkan untuk mewujudkan segudang impian masyarakat dalam menciptakan hukum di Lebak sebagai panglima, dan penegakan hukum dapat berjalan secara berkeadilan sosial.
Selain itu, para tokoh berkomitmen menciptakan Lebak Madani dan Lebak jangan sampai menjadi sebuah daerah dinasti atau kerajaan.
Acara diskusi gerakan moral dan halal bihalal tersebut dipandu oleh Iman Sampoerna, Fallah Said, dan deklarator gerakan moral Iman Solechudin, dihadiri para petinggi Badan Koordinasi Pembentukan Kabupaten Cilangkahan (Bakor PKC) seperti, Hifni Nawawi, Sumawijaya, dan ratusan tokoh pendekar serta masyarakat. Selain itu hadir pula beberapa balonbup, Pepep Faisaludin, H.Tusnu Rochmat, Amir Hamzah, Agus R. Wisas.
Dalam kesempatan tersebut Pepep Faisaludin menyatakan, halal bihalal dilaksanakan untuk mempererat silaturahim dan memperkuat persatuan dan kesatuan.
"Saya mengucapkan terima kasih tak terhingga karena acara ini cukup meriah dan penuh kekeluargaan,"katanya seraya siap maju pada Pemilukada Lebak 2013.
Pepep menyatakan maju pemilukada karena ingin memajukan dan memakmurkan masyarakat Lebak serta ingin menggolkan cita-cita daerah otonomi daerah (DOB) Cilangkahan.
"Insya Allah dengan kekompakan dan kebersamaan, Kabupaten Cilangkahan segera terwujud," katanya.
H.Amir Hamzah, yang saat ini merupakan wakil Bupati Lebak, berharap agar tidak terjadi lagi politisasi dalam penegakan supremasi hukum di Lebak.
“Jadikan hukum sebagai panglima dan berdampak menjamin ketenteraman dan kesejahteraan masyarakat. Semua komponen saatnya berani melawan siapapun mencoba melawan hukum. Para penegak aparat hukum di Lebak sudah bersepakat menjadikan Lebak sebagai kawasan taat hukum,” ujarnya.
H.Agus R Wisas, balonbup dari PDIP menyambut baik penegakan supremasi hukum. Karenanya dia menyampaikan pesan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri dan Ketua DPD PDIP Banten Ribka Cipthaning bahwa PDIP tidak akan koalisi dengan Demokrat. Sebagai balonbup PDIP tidak rela jika Lebak dipimpin Demokrat.
"Saya teringat saat saya membongkar kejanggalan anggaran RSUD Adjidarmo Rp12 miliar. Anggaran itu hak rakyat yang sepatutnya tidak boleh disalahgunakan,"kata Agus R. Wisas balon bupati dari PDIP yang kini duduk di DPRD Banten.
Agus juga siap maju pada pemilukada di Lebak agar Lebak bisa lepas dari ketertinggalan dan Lebak jangan sampai menjadi daerah sistem dinasti dan kerajaan.
Sementara itu, H. Sumawidjaya, merasa prihatin dengan kondisi penegakan supremasi hukum di Lebak ini masih bisa dipermainkan dan dilanggar oleh kelompok minoritas. (H-20)***

Sumber : Kabar Banten  
                Monday, 27 Aug 2012 | 11:57:42 WIB

Berikut Berita yang penulis copas dari Harian Kabar Banten

Aktivis Baksel Siap Dukung Amir

Saturday, 11 Aug 2012 | 02:23:53 WIB BAKSEL,(KB).-

Sejumlah aktivis diwilayah Lebak Selatan
(Baksel) Kabupaten Lebak, mengapresiasi
langkah Wakil Bupati Lebak H. Amir Hamzah
dalam mempersiapkan diri untuk maju pada
Pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada)
Lebak yang rencananya akan digelar 2013
mendatang. Pertemuan dengan petinggi salah satu partai politik di Jakarta beberapa waktu lalu semakin memantapkan mereka (aktivis Baksel-red) mendukung H. Amir Hamzah pada
kancah pesta demokrasi lima tahunan 2013
mendatang.
Salah seorang aktivis Baksel, Jalu Harto mengatakan, Kabupaten Lebak kedepan pasca
lengsernya Bupati H. Mulyadi Jayabaya membutuhkan figur pemimpin yang bersih dan
amanah serta teruji. Menurut dia, dari sederet
calon yang sudah menyatakan kesiapannya akan manggung pada pesta demokrasi lima tahunan di Kabupaten Lebak ini, H. Amir Hamzah merupakan sosok yang pantas untuk didukung guna menjadi Bupati Lebak kedepan.
“Kami yakin jika Pak H. Amir Hamzah kelak
menjadi Bupati, beliau akan lebih mampu
membawa Lebak ke arah perubahan yang lebih baik dan maju lagi. Karena itu, jika kami
dan sejumlah aktivis lainnya akan mendukung
dan berjuang guna memenangkannya,” ujar seorang aktivis yang terkenal vokal dan tercatat sebagai koordinator BPD Kecamatan Cibeber ini.
Jalu menegaskan, dukungan terhadap orang nomor dua di Kabupaten Lebak tersebut murni dan timbul dari keinginan nurani bukan karena hal lain yang hanya life service untuk mendapatkan sesuatu.
Sementara itu, H. Amir Hamzah kepada Kabar Banten, mengaku, sangat berterima kasih atas dukungan dari aktivis Baksel terhadapnya untuk maju pada Pilbup 2013 mendatang.
“Saya berharap para aktivis mau bergandeng
tangan untuk membangun Lebak kedepan,”katanya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar,
H. Kasmin, mengingatkan setiap figur, kader
Partai Golkar yang berniat untuk maju pada
Pemilukada Lebak, diminta untuk turun ke bawah dan berbaur dengan masyarakat.
"Setiap kader dan figur Golkar memiliki hak
maju pada Pemilukada 2013. Namun saja penentunya berada di tangan partai sebagaimana
aturan dan mekanisme partai," tegas H.Kasmin,
Ketua DPD Golkar Lebak beberapa waktu lalu
Menurut dia, para kader maupun figur dari
Partai Golkar yang akan maju pada pencalonan
bupati diharapkan memiliki jiwa dan karakter
merakyat. Merakyat artinya mengedepankan
kepentingan masyarakat dan selalu siap ketika
ada permintaan turun ke masyarakat.
"Bagaimana mungkin mau menjadi pemimpin, bila karakternya tidak pernah turun ke masyarakat,"katanya. (H-20)***

Kelompok Anti JB Menguat

Demikian  judul berita yang ditulis oleh Banten Post,....  




 
RANGKASBITUNG,‭ ‬BP‭ ‬-‭ ‬Perhelatan politik di Kabupaten Lebak semakin memanas.‭ ‬Jelang Pilkada‭ ‬2013,‭ ‬kelompok anti Bupati Mulyadi Jayabaya terus menguat dan mencuat ke‭ ‬permukaan.‭
Setelah melakukan pertemuan pada pekan lalu,‭ ‬kelompok calon anti bupati‭ ‬incumbent tersebut kembali menggelar pertemuan lanjutan,‭ ‬Jumat‭ (‬10/8‭)‬.‭ ‬Jika sebelumnya pertemuan digelar di kediaman Sumawijaya‭ (‬Kepala Satpol PP Provinsi Banten‭)‬,‭ ‬kali ini pertemuan digelar di kediaman Agus R Wisas,‭ ‬yang tak lain adik ipar Mulyadi Jayabaya.
Namun pada pertemuan kemarin,‭ ‬beberapa nama calon bupati atau wakil bupati absen hadir,‭ ‬termasuk Wakil Bupati Lebak,‭ ‬Amir Hamzah yang sedianya sudah dijadwalkan datang.‭ ‬
Amir hanya mengutus orang kepercayaannya,‭ ‬Ucu Juhroni untuk hadir dalam pertemuan tersebut.‭ ‬Kali ini,‭ ‬Wakil Ketua DPRD Banten Eli Mulyadi dan Akhmad Jajuli yang datang membawa pasukan masing-masing.
‭”‬Mohon maaf,‭ ‬Pak Amir sedianya akan datang.‭ ‬Namun karena jadwal lain sangat padat,‭ ‬beliau titip salam karena tak bisa hadir langsung di‭ ‬sini,‭” ‬ujar Ucu Juhroni setibanya di kediaman Agus R Wisas.
Dalam kesempatan itu,‭ ‬Eli Mulyadi menegaskan bahwa diperlukan kesepahaman bersama bahwa membangun Lebak tak bisa dengan egoisme pribadi,‭ ‬apalagi kepentingan pribadi.
‭”‬Saya mengapresiasi kebersamaan ini.‭ ‬Bagi saya,‭ ‬yang lahir dari kampung di Cikotok,‭ ‬Kecamatan Cibeber,‭ ‬menjadikan Lebak lebih baik dan maju adalah keharusan,‭” ‬ujarnya.
Sementara itu,‭ ‬Akhmad Jajuli menegaskan bahwa tidak sepatutnya Lebak dijadikan alat kepentingan seseorang yang ingin mengabadikan kekuasaannya.
‭”‬Ini adalah aset,‭ ‬bahwa kita dari berbagai golongan,‭ ‬usia dan strata ekonomi dan pendidikan bisa bersatu.‭ ‬Bukan untuk mengukuhkan kekuatan dinasti,‭ ‬tetapi mengukuhkan bahwa Lebak memiliki banyak kader pemimpin,‭” ‬ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama,‭ ‬politisi senior PDI Perjuangan,‭ ‬HM Sukira juga tampak hadir.‭ ‬Bahkan,‭ ‬dia sempat memberikan arahan cukup panjang lebar.‭
‬Kata Sukira,‭ ‬kebersamaan dibangun dalam rangka mendorong Lebak agar lebih baik. ”‬Kita apresiasi keberhasilan pembangunan sebelumnya dan siap melanjutkan kepemimpinan Lebak agar lebih baik,‭” ‬imbuhnya.
Hingga berita ini diturunkan,‭ ‬pertemuan masih berlangsung.‭ ‬Eli Mulyadi,‭ ‬Agus R Wisas dan Akhmad Jajuli masih melakukan dialog bersama puluhan mahasiswa dan pemuda yang hadir dalam pertemuan tersebut.‭(‬ASA‭).

Sumber : Banten Post Online