Jadilah orang yang gembira.
Jangan
memikirkan kegagalan hari ini,
tapi
pikirkan sukses yang mungkin datang
di hari esok.
Anda bisa jadi
mendapatkan tugas yang sulit,
tapi
Anda akan sukses jika tekun dan
gigih,
dan merasakan kesenangan dalam
mengatasi hambatan.
Ingatlah, tidak
ada hal yang sia-sia untuk meraih
sesuatu yang indah" - Helen Keller
Perilaku dan kebiasaan yang kita
tunjukkan sehari-hari akan menentukan
ke mana kita akan berada nantinya.
Orang yang selalu tertutup dan tidak
pernah merasa gembira dalam hidupnya,
maka ia adalah orang yang paling
malang.
Bukanlah mobil mewah, uang banyak,
jabatan tinggi dan kecantikan yang
membuat seseorang bahagia.
Kebahagiaan, kegembiraan dan
keceriaan, semua itu datang dari
dalam diri, dan hati kita
masing-masing.
Bersikap terbukalah pada orang lain,
maka mereka akan lebih menghargai
kita. Berpikirlah selalu positif,
maka itu akan membuat kita menjadi
lebih rileks dan jauh dari khawatir.
Tebarkan senyuman, dan ramah pada
setiap orang, itu akan mencerminkan
pribadi yang kita miliki.
Tidak pernah salah jika engkau ingin
menjadi pribadi yang menyenangkan dan
selalu tampak gembira. :-)
M. Azwan Khairan Al Ghany
Tampilkan postingan dengan label My Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Story. Tampilkan semua postingan
Senin, 15 Oktober 2012
Kehidupan adalah panggung sandiwara,
dan sandiwara itu sepenuhnya menceritakan tentang kehidupan umat manusia.
Maka sepanjang jalan kehidupan kita,
jangan pernah melakukan perbuatan jahat,
atau melakoni peran yang konyol!
"Kesuksesan hidup tidak ada hubungannya dengan apa yang Anda dapatkan
atau raih demi diri sendiri.
Kesuksesan hidup berhubungan dengan apa yang Anda lakukan pada sesama (untuk orang lain)" - Danny Thomas
Dalam hidup,
orang tak akan peduli berapa banyak yang kita tahu,
hingga mereka tahu berapa banyak kita peduli kepada mereka.
Oleh sebab itu kita sering mendengar bahwa manusia terindah adalah manusia yang bermanfaat untuk saudaranya, dan orang lain.
Seorang ulama mengatakan: "Janganlah engkau menunggu kaya untuk bersedekah, tapi bersedekahlah sekarang juga, maka engkau akan semakin kaya. Sumbangkanlah setiap kebaikan, berikanlah setiap kasih sayang, tunjukkanlah keakraban, bantulah mereka yang memerlukan"
dan sandiwara itu sepenuhnya menceritakan tentang kehidupan umat manusia.
Maka sepanjang jalan kehidupan kita,
jangan pernah melakukan perbuatan jahat,
atau melakoni peran yang konyol!
"Kesuksesan hidup tidak ada hubungannya dengan apa yang Anda dapatkan
atau raih demi diri sendiri.
Kesuksesan hidup berhubungan dengan apa yang Anda lakukan pada sesama (untuk orang lain)" - Danny Thomas
Dalam hidup,
orang tak akan peduli berapa banyak yang kita tahu,
hingga mereka tahu berapa banyak kita peduli kepada mereka.
Oleh sebab itu kita sering mendengar bahwa manusia terindah adalah manusia yang bermanfaat untuk saudaranya, dan orang lain.
Seorang ulama mengatakan: "Janganlah engkau menunggu kaya untuk bersedekah, tapi bersedekahlah sekarang juga, maka engkau akan semakin kaya. Sumbangkanlah setiap kebaikan, berikanlah setiap kasih sayang, tunjukkanlah keakraban, bantulah mereka yang memerlukan"
Senin, 24 September 2012
Cinta Ayah Kepada Istri dan Anak
Ada cinta yang kadang terabaikan, bukan karena tak berarti besar tapi karena cara pengungkapan yang berbeda..
Kita semua tahu, cinta Ibu tak akan pernah terbayar dengan apapun dimuka bumi ini, tapi bukankah cinta Ayah pun juga tak akan pernah terbayar dengan apapun dimuka bumi ini, meski Rasulullah dalam hadisnya hanya mengucapkan Ayah satu kali tapi sungguh cinta Ayah pun sesungguhnya tak pernah pudar..
Ingat, ketika Ibu sedang mengandung, Ayah yang paling khawatir akan kesehatan Ibu dan anaknya, Ayah yang setianya menunggu Ibu, meringankan tugas Ibu, memijit pinggang dan kaki Ibu, mengelus perut Ibu, menenangkan hati Ibu, dan menemani Ibu, itu semua dilakukannya ditengah kesibukan-kesibukannya, ditengah kantuk dan lelahnya, dan ditengah
giat-giatnya mencari nafkah untuk buah hati yang akan segera lahir..
Ingat, ketika kita lahir dan mulai tumbuh berkembang, Ayah yang paling protektif menjaga kita, Ayah yang membantu Ibu mengganti popok kita di tengah malam meski baru pulang malam dan esoknya harus kembali mencari nafkah, memijit punggung Ibu yang menurut dokter itu dapat meningkatkan ASI, menemani Ibu dalam setiap kerepotannya, setidaknya baginya itu dapat menyenangkan dan membahagiakan istrinya kalau ia tidak sendiri..
Ingat, seorang Ayah, dengan cintanya, pergi pagi pulang malam mungkin malah ada yang beberapa minggu atau bulan sekali baru kembali pada keluarganya, tak ada yang lain karena cintanya pada istri dan anak-anaknya..setiap tetes peluh yang membasahi tubuhnya tak akan dihelanya karena cintanya pada istri dan anak-anaknya..keluh kesah jauh darinya hanya ingin melihat istri dan anak-anaknya tersenyum kala ia berjumpa dengan mereka..
Ingat, seorang Ayah, dengan lelahnya, ia sempatkan bermain dengan anak-anaknya, menjadi kambing jalan merangkak pun ia lakukan hingga anak-anaknya pun tertawa bahagia, sosoknya yang selalu dinantikan oleh istri juga anak-anaknya, tak ada lelah yang ia tampakkan..
Ingat, seorang Ayah, dengan kesabarannya, ia turutkan semua permintaan istri dan anak-anaknya, meski ada kecewa hampiri diri mereka, dengan kesabarannya ia hadapi dengan senyuman, hingga syukur itu selalu ada..
Ingat, seorang Ayah, dengan harapnya, hanya ingin yang terbaik untuk keluarganya, hanya ingin memberikan yang terbaik untuk keluarganya, berharap rejeki yang halal untuk keluarganya, rejeki yang berlimpah untuk keluarganya, yang tentu saja datangnya dari ALLOH Yang Maha SegalaNya..
Cinta Ayah begitu berarti besar, ia yang mencari nafkah, menghidupi keluarga, ia lakukan dengan ikhlas dan lapang..dengan penuh kesadaran akan tanggungjawabnya..
Cinta Ayah begitu berarti indah, ia selalu berusaha untuk selamatkan keluarganya dari segala pintu neraka, ia didik dan jaga istri dan anak-anaknya menjadi pribadi-pribadi tangguh yang selalu ingat akan Tuhannya, ALLOH Yang Maha SegalaNya, dan RasulNya..
Ayah dan Ibu, adalah sosok cinta yang berbeda, namun mereka berpadu satu dalam ikatan rumah tangga, menjadi indah, menjadi bermakna, Ayah dengan kekuatannya, Ibu dengan kelembutannya.
Cinta Ayah tak akan pernah pudar meski Rasulullah hanya mengucapkan sekali dalam hadistnya, meski negara tak menetapkan hari Ayah, cintanya tetap mengalir indah, mengajarkan banyak hal.
Kita semua tahu, cinta Ibu tak akan pernah terbayar dengan apapun dimuka bumi ini, tapi bukankah cinta Ayah pun juga tak akan pernah terbayar dengan apapun dimuka bumi ini, meski Rasulullah dalam hadisnya hanya mengucapkan Ayah satu kali tapi sungguh cinta Ayah pun sesungguhnya tak pernah pudar..
Ingat, ketika Ibu sedang mengandung, Ayah yang paling khawatir akan kesehatan Ibu dan anaknya, Ayah yang setianya menunggu Ibu, meringankan tugas Ibu, memijit pinggang dan kaki Ibu, mengelus perut Ibu, menenangkan hati Ibu, dan menemani Ibu, itu semua dilakukannya ditengah kesibukan-kesibukannya, ditengah kantuk dan lelahnya, dan ditengah
giat-giatnya mencari nafkah untuk buah hati yang akan segera lahir..
Ingat, ketika kita lahir dan mulai tumbuh berkembang, Ayah yang paling protektif menjaga kita, Ayah yang membantu Ibu mengganti popok kita di tengah malam meski baru pulang malam dan esoknya harus kembali mencari nafkah, memijit punggung Ibu yang menurut dokter itu dapat meningkatkan ASI, menemani Ibu dalam setiap kerepotannya, setidaknya baginya itu dapat menyenangkan dan membahagiakan istrinya kalau ia tidak sendiri..
Ingat, seorang Ayah, dengan cintanya, pergi pagi pulang malam mungkin malah ada yang beberapa minggu atau bulan sekali baru kembali pada keluarganya, tak ada yang lain karena cintanya pada istri dan anak-anaknya..setiap tetes peluh yang membasahi tubuhnya tak akan dihelanya karena cintanya pada istri dan anak-anaknya..keluh kesah jauh darinya hanya ingin melihat istri dan anak-anaknya tersenyum kala ia berjumpa dengan mereka..
Ingat, seorang Ayah, dengan lelahnya, ia sempatkan bermain dengan anak-anaknya, menjadi kambing jalan merangkak pun ia lakukan hingga anak-anaknya pun tertawa bahagia, sosoknya yang selalu dinantikan oleh istri juga anak-anaknya, tak ada lelah yang ia tampakkan..
Ingat, seorang Ayah, dengan kesabarannya, ia turutkan semua permintaan istri dan anak-anaknya, meski ada kecewa hampiri diri mereka, dengan kesabarannya ia hadapi dengan senyuman, hingga syukur itu selalu ada..
Ingat, seorang Ayah, dengan harapnya, hanya ingin yang terbaik untuk keluarganya, hanya ingin memberikan yang terbaik untuk keluarganya, berharap rejeki yang halal untuk keluarganya, rejeki yang berlimpah untuk keluarganya, yang tentu saja datangnya dari ALLOH Yang Maha SegalaNya..
Cinta Ayah begitu berarti besar, ia yang mencari nafkah, menghidupi keluarga, ia lakukan dengan ikhlas dan lapang..dengan penuh kesadaran akan tanggungjawabnya..
Cinta Ayah begitu berarti indah, ia selalu berusaha untuk selamatkan keluarganya dari segala pintu neraka, ia didik dan jaga istri dan anak-anaknya menjadi pribadi-pribadi tangguh yang selalu ingat akan Tuhannya, ALLOH Yang Maha SegalaNya, dan RasulNya..
Ayah dan Ibu, adalah sosok cinta yang berbeda, namun mereka berpadu satu dalam ikatan rumah tangga, menjadi indah, menjadi bermakna, Ayah dengan kekuatannya, Ibu dengan kelembutannya.
Cinta Ayah tak akan pernah pudar meski Rasulullah hanya mengucapkan sekali dalam hadistnya, meski negara tak menetapkan hari Ayah, cintanya tetap mengalir indah, mengajarkan banyak hal.
Sumber : ummunadia
membaca Artikel ini jujur sempat membuat terenyuh hati dan beberapa saat lamanya merenung dan menghayati bahwa sesungguhnya aku sangat mencintai istri dan anakku, walau mungkin tidak terlihat ungkapan rasa sayang dan cinta kepada mu Istri dan Anakku.....
semoga kita jadi keluarga yang harmonis dan selalu dalam rahmat Allah SWT...amin ya robbal alamin....
membaca Artikel ini jujur sempat membuat terenyuh hati dan beberapa saat lamanya merenung dan menghayati bahwa sesungguhnya aku sangat mencintai istri dan anakku, walau mungkin tidak terlihat ungkapan rasa sayang dan cinta kepada mu Istri dan Anakku.....
semoga kita jadi keluarga yang harmonis dan selalu dalam rahmat Allah SWT...amin ya robbal alamin....
Keadaan terpuruk bukanlah buruk, bila
dihadapi dengan tenang, dan bijak
serta berjuang terus pantang mundur,
dan diiringi doa yang tulus!
Setiap tantangan dan rintangan adalah
cambuk untuk memotivasi kita mencapai
kemajuan dan kemenangan.
Pepatah mengatakan:
"Kehidupan bukanlah jalan yang lurus
dan mudah dilalui di mana kita bisa
bepergian bebas tanpa halangan.
Kehidupan seringkali berupa
jalan-jalan sempit yang menyesatkan,
di mana kita harus mencari jalan,
tersesat dan bingung! Sering rasanya
sampai pada jalan tak berujung.
Namun, jika kita punya keyakinan
Kepada Sang Maha Pemilik Kehidupan,
pintu pasti akan dibukakan untuk
kita. Mungkin bukan pintu yang selalu
kita inginkan, namun pintu yang
akhirnya akan terbukti, terbaik untuk
kita!" - A.J. Cronin.
Saat kita menjelang dewasa, hidup
memang tidak selalu indah.
Lihatlah, langit pun tak selalu cerah,
suram malam kadang tak berbintang.
Itulah lukisan alam. Itulah aturan
Tuhan.
Hidup adalah belajar. Belajar untuk
menyelesaikan setiap teka-teki yang
sudah disiapkan oleh-Nya untuk kita.
Yang terpenting adalah, dalam kondisi
apapun, lakukanlah selalu yang
terbaik yang kita bisa.
Seberat apapun masalahmu kawan,
sekelam apapun beban dalam hidupmu,
janganlah engkau berlari, apalagi
sembunyi!
Temuilah Dia dengan lapang dada dan
bersihnya hati. Yakinlah, dengan
KESABARAN, kita akan bisa bertahan
dari segala badai cobaan.
Saat engkau mendapati masalah,
yakinlah, sebenarnya engkau tengah
dipersiapkan-NYA tuk menjadi sosok
yang tegar & berani....
Rabu, 11 Juli 2012
12 April 2012
Hari Kamis Tepat Jam 19.26 WIB, bertempat di Rumah Sakit Bersalin Permata Bunda Pandeglang Banten. telah lahir putra pertama ku yang kuberi nama Muhammad Azwan Khairan Al Ghany dengan berat 3,7 kg,.
Terima kasih ya Allah telah memberikan kepercayaan kepada Hamba dan Istri hamba.semoga kami dapat mengemban amanat yang telah Engkau titipkan pada kami...
Semoga kelak putra pertamaku menjadi anak yang soleh, berbakti pada orang tua dan sebagaimana nama yang kami berikan semoga mendapat kebaikan dari Allah yang maha kaya. amin ya robbal alamin...
Terima kasih ya Allah telah memberikan kepercayaan kepada Hamba dan Istri hamba.semoga kami dapat mengemban amanat yang telah Engkau titipkan pada kami...
Semoga kelak putra pertamaku menjadi anak yang soleh, berbakti pada orang tua dan sebagaimana nama yang kami berikan semoga mendapat kebaikan dari Allah yang maha kaya. amin ya robbal alamin...
Langganan:
Postingan (Atom)